Purbaya Tersingkir dari Kursi Menkeu, Pakar Ungkap Sejumlah Faktor

Oleh Hidayat Taufik pada 14 Sep 2026, 20:55 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com -  Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan dinilai tidak terlepas dari sejumlah persoalan yang berkembang selama masa jabatannya.

Ketua Program Doktoral Ilmu Politik Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Djayadi Hanan menilai terdapat beberapa faktor yang dapat menjelaskan keputusan Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian tersebut.

Menurut Djayadi, sejumlah pernyataan dan pola komunikasi Purbaya dinilai menimbulkan respons kurang positif dari pasar maupun sejumlah pemangku kepentingan.

"Kementerian Keuangan, Menteri Keuangan ya itu kan terus-menerus memantik kontroversi. Pernyataan-pernyataannya, kemudian berbagai pola komunikasinya yang menimbulkan respons negatif dari pasar kemudian respons negatif dari berbagai stakeholder," kata Djayadi dikutip dari berbagai sumber, Senin (14/9/2026).

Selain persoalan komunikasi, kebijakan fiskal pemerintah yang berkaitan dengan penghematan dan pengurangan anggaran untuk daerah juga disebut menjadi sumber ketegangan.

Djayadi menyoroti persoalan Dana Bagi Hasil (DBH) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang belum terselesaikan. Kondisi tersebut kemudian memunculkan ketegangan antara Purbaya dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

"Masalah-masalah di daerah yang terkait dengan fiskal itu tidak bisa tidak akan sulit diatasi kalau tidak ada realokasi anggaran," imbuhnya.

Djayadi juga menilai gaya komunikasi Purbaya yang dianggap terlalu keras atau konfrontatif turut menjadi salah satu pertimbangan dalam pergantian tersebut.

Menurut dia, keputusan menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru dapat dipandang sebagai upaya Presiden Prabowo melakukan perbaikan terhadap kondisi tersebut.

Suahasil dinilai memiliki pengalaman panjang di lingkungan Kementerian Keuangan serta latar belakang sebagai Guru Besar Universitas Indonesia (UI).

Dengan pengalaman tersebut, Suahasil diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang lebih stabil dengan berbagai pihak sekaligus membantu menjaga kepercayaan pasar terhadap kebijakan fiskal pemerintah.

Purbaya resmi tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan setelah Presiden Prabowo menggantinya dengan Suahasil Nazara pada Senin (14/9/2026).

Pergantian tersebut berlangsung pada hari yang sama ketika Purbaya masih menjalankan agenda sebagai Menteri Keuangan.

Pada pagi hari, Purbaya diketahui menghadiri rapat kerja bersama Komite VI DPD RI yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun, beberapa jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 15.30 WIB, posisi Purbaya sebagai Menteri Keuangan telah beralih kepada Suahasil Nazara.