JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memasuki hari kedelapan. Area yang masih terbakar kini tersisa kurang dari 1 hektare.
Petugas masih melakukan pemadaman untuk memastikan api benar benar tidak lagi menyebar. Penanganan juga dilakukan dengan pendinginan di sejumlah bagian yang masih menyimpan panas.
Kondisi tersebut menunjukkan area terdampak terus menyusut dibandingkan saat kebakaran meluas pada awal kejadian. Meski begitu, proses penanganan belum sepenuhnya selesai.
Tantangan utama berada pada timbunan sampah di dalam area TPA. Api yang berada di bagian dalam tumpukan dapat sulit terlihat dari permukaan dan berpotensi kembali muncul.
Karena itu, petugas tidak hanya menyasar api yang terlihat. Proses pemadaman juga perlu dibarengi dengan pendinginan untuk mengurangi kemungkinan munculnya kembali titik panas.
Penanganan kebakaran TPA juga membutuhkan penggunaan alat berat untuk membantu membuka atau memindahkan bagian timbunan tertentu. Langkah tersebut dilakukan agar petugas dapat menjangkau area yang masih menyimpan bara.
Memasuki hari kedelapan, fokus penanganan diarahkan pada sisa area yang masih terbakar. Petugas berupaya memastikan titik panas yang tersisa dapat ditangani sampai kondisi benar benar aman.
Kebakaran di area pembuangan sampah menjadi perhatian karena material yang terbakar dapat menghasilkan asap dan membuat proses pemadaman berlangsung lebih lama. Kondisi di dalam timbunan juga membuat api tidak selalu mudah dipadamkan hanya dengan penyiraman dari permukaan.
Dengan sisa area terbakar yang kini kurang dari 1 hektare, penanganan telah memasuki tahap akhir. Namun, pemadaman tetap dilakukan secara menyeluruh agar bara yang masih tersimpan tidak kembali memicu kebakaran.
Petugas masih melanjutkan pemadaman dan pendinginan hingga seluruh titik yang berpotensi menimbulkan api dapat dipastikan terkendali. Perkembangan tersebut menjadi bagian dari upaya mengakhiri kebakaran TPA Galuga yang telah berlangsung selama delapan hari.