JAKARTA, Cobisnis.com - Setiap hari kita membutuhkan asupan protein yang cukup untuk kesehatan. Tetapi, apakah kamu pernah bertanya-tanya protein yang dikonsumsi di pagi hari lebih bermanfaat daripada protein yang dikonsumsi saat makan malam?
Ternyata, waktu makan memang penting untuk dipertimbangkan. Menurut Dr. (Kol) Vijay Dutta, Direktur, Layanan Penyakit Dalam dan Pernapasan, Rumah Sakit Multispesialisasi ISIC, waktu terbaik makan protein itu saat sarapan tidak sepenuhnya benar. Tubuh kamu tidak memiliki aturan ketat yang menyatakan bahwa protein yang dikonsumsi di pagi hari secara otomatis lebih baik daripada protein yang dikonsumsi di malam hari.
Namun, sumber protein yang baik saat sarapan dapat membantu terutama jika membuat kamu merasa kenyang lebih lama dan memudahkan kamu untuk memenuhi kebutuhan protein sepanjang hari.
"Waktu konsumsi protein memang penting, tetapi mendapatkan protein yang cukup sepanjang hari jauh lebih penting. Mengonsumsi sumber protein yang baik saat sarapan dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan mendukung pemeliharaan otot. Idealnya, protein harus dikonsumsi secara merata saat sarapan, makan siang, dan makan malam, bukan hanya pada satu kali makan," ungkap Dr. Dutta.
Jadi, menyimpan sebagian besar protein harian kamu untuk makan malam, lebih baik untuk mengonsumsinya ke berbagai waktu makan kamu.
Itu bisa berarti telur, tauge, atau makanan kaya protein lainnya untuk sarapan, daripada memulai hari dengan makanan yang mengandung sangat sedikit protein.
"Selain itu, sarapan yang kaya protein dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar serta keinginan ngemil di kemudian hari. Protein juga dicerna lebih lambat daripada karbohidrat, sehingga membantu memberikan energi yang lebih stabil," jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Dutta mengatakan bahwa konsumsi protein mungkin sangat berguna jika rutinitas pagi kamu biasanya hanya melibatkan secangkir teh cepat dan sarapan yang membuat kamu lapar lagi tak lama kemudian.
"Seperti lansia, orang yang mencoba mengatur berat badan, dan mereka yang ingin mempertahankan massa otot dapat memperoleh manfaat khusus dari sarapan kaya protein. Memulai hari dengan protein yang cukup dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu mempertahankan massa otot," bebernya.
Lantas, apakah sebaiknya kamu menyimpan asupan protein untuk makan malam nanti?
Mungkin tidak. Tubuh kamu dapat mencerna dan menyerap sejumlah besar protein dari makanan. Tetapi menyerap protein dan menggunakannya secara merata untuk pembentukan dan pemeliharaan otot bukanlah hal yang sama.
"Tubuh dapat mencerna dan menyerap sejumlah besar protein, tetapi itu tidak berarti semuanya digunakan secara merata untuk membangun dan memelihara otot. Bagi kebanyakan orang, membagi asupan protein ke dalam tiga kali makan utama adalah pendekatan yang lebih baik daripada mengonsumsi sebagian besar protein saat makan malam," ungkap Dr. Dutta.
Ini bukan berarti protein dari makan malam akan terbuang sia-sia. Sebaliknya, menyebar asupan protein kamu akan memberikan pola yang lebih seimbang sepanjang hari, daripada sarapan dan makan siang yang hanya mengandung sedikit protein lalu mencoba memasukkan sebagian besar protein tersebut ke dalam makan malam.
Singkatnya, kamu tidak perlu memilih antara protein untuk sarapan dan protein untuk makan malam. Sarapan yang kaya protein, diikuti dengan makan siang dan makan malam yang mengandung protein, dapat membantu kamu memenuhi kebutuhan protein secara keseluruhan sekaligus mendukung rasa kenyang dan pemeliharaan otot.
"Tujuannya hanyalah untuk memberikan tubuh Anda pasokan protein yang lebih stabil sepanjang hari, daripada hanya mengandalkan satu kali makan untuk memenuhi semua kebutuhan," tukas Dr. Dutta.