Idulfitri 1448 H Versi Muhammadiyah Jatuh pada 9 Maret 2027

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 20 Sep 2026, 14:26 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan jadwal Ramadan 1448 H hingga Idulfitri 2027 berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal atau KHGT.

Dalam kalender tersebut, 1 Ramadan 1448 H ditetapkan bertepatan dengan Senin, 8 Februari 2027. Sementara 1 Syawal atau Hari Raya Idulfitri 1448 H jatuh pada Selasa, 9 Maret 2027.

Dengan penetapan itu, Ramadan 1448 H menurut kalender Muhammadiyah berlangsung selama 29 hari. Hari terakhir Ramadan tercatat pada Senin, 8 Maret 2027.

Muhammadiyah juga mencatat 17 Ramadan 1448 H sebagai Nuzulul Quran. Tanggal tersebut bertepatan dengan Rabu, 24 Februari 2027.

Penetapan ini menjadi acuan bagi warga Muhammadiyah dalam menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri. Kalender KHGT disusun menggunakan metode hisab hakiki kontemporer yang menjadi sistem penanggalan Muhammadiyah.

Sementara itu, pemerintah belum menetapkan secara resmi awal Ramadan 1448 H maupun Idulfitri 1448 H. Penetapan pemerintah dilakukan melalui mekanisme sidang isbat yang melibatkan perhitungan hisab dan pengamatan hilal.

Kementerian Agama memiliki mekanisme tersendiri dalam menetapkan awal bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Sidang Isbat.

Artinya, tanggal 8 Februari 2027 sebagai awal Ramadan dan 9 Maret 2027 sebagai Idulfitri merupakan jadwal berdasarkan kalender Muhammadiyah. Tanggal resmi versi pemerintah masih akan ditentukan melalui sidang isbat.

Berikut jadwal Ramadan 1448 H berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal Muhammadiyah, 1 Ramadan pada 8 Februari 2027, 17 Ramadan atau Nuzulul Quran pada 24 Februari 2027, 29 Ramadan pada 8 Maret 2027, dan 1 Syawal atau Idulfitri pada 9 Maret 2027.