Tiga Singa Mati di Kebun Binatang Tokyo Diduga Akibat Stres Panas

Oleh Zahra Zahwa pada 04 Aug 2026, 14:35 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Tiga ekor singa di Kebun Binatang Tama, Tokyo, Jepang, mati dalam kurun satu pekan. Pihak kebun binatang menduga ketiganya mengalami stres akibat gelombang panas yang melanda wilayah tersebut.

Kebun Binatang Tama yang berada di Kota Hino menutup area pameran singa pada akhir Juli. Langkah itu diambil setelah beberapa singa menunjukkan gangguan kesehatan.

Gejala yang muncul meliputi hilangnya nafsu makan dan kelelahan. Sementara itu, kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan gelombang panas yang melanda Jepang sejak awal Juli.

Para ahli mengaitkan suhu tinggi tersebut dengan fenomena Super El Niño yang terus berkembang. Karena itu, suhu di Jepang dan sejumlah wilayah Asia Timur tercatat meningkat secara signifikan.

Pihak kebun binatang berupaya menyelamatkan satwa yang terdampak. Mereka menggunakan semprotan air, kipas industri, cairan infus, serta obat-obatan untuk menurunkan suhu tubuh para singa.

Sebanyak 10 ekor singa menerima perawatan intensif. Namun, seekor singa betina berusia tiga tahun bernama Mugi mati pada 28 Juli.

Setelah itu, singa betina berusia 11 tahun bernama Ichigo mati tiga hari kemudian. Selain itu, singa betina berusia 15 tahun bernama Luena juga mati pada Minggu.

Insiden tersebut kembali menyoroti dampak cuaca ekstrem terhadap satwa liar di penangkaran. Di sisi lain, sejumlah negara di Asia Timur juga menghadapi rekor suhu tinggi dalam beberapa pekan terakhir.